
dalam gelap kulihat,
sebuah bayang gelap dalam genggaman
menari dia dalam gelap,
bercumbu dengan udara tak peduli lagi sekitar
dalam gelap kulihat
sebuah tubuh renta yang tampak tak berguna
tertidur dalam peti merah, nafas telah berhenti
mata sayup terpejam seolah berkata" aku ingin hidup lagi untuk seribu tahun lagI"
senjata masih di dada...masih dalam satu mimpi yang tak lagi tercapai
dalam gelap ku melihat,
sang gadis menangis sedu...takkan lagi ada sombong tua bangka ini
takkan lagi bisa tertawa membuat puisi lagi bersama situa ini
dia masih menangis dipeluk sang wanita baya....
wanita yang tercantik yang pernah dimiliki si tua
penuh dengan cinta dan kasih sayang untuk situa
walau deru debu menghantui hidup mereka selama puluhan tahun ini
walau hina caci telah mengiringi nafas mereka puluhan tahun
tapi sang wanita masih menangis cinta untuk si tua...
ada satu anak lelaki yang coba menutupi kesedihan
dia pasti kehilangan situa, situa yang selalu menasehatinya dulu...
bagaimana cerita nakal situa yang membuat dia berani menghadapi dunia
dan tampaknya segala mimpi telah diwarisi olehnya,
segala mimpi yang hilang dengan kepergian situa
mimpi yang paling dia sukai adalah mimpi nya situa yang congkak
dapat menaklukkan dunia
dia warisi itu semua...kelak dia punya alasan untuk menaklukkan dunia
untuk seperti sang kakek tercintanya...
sementara situa itu telah tertidur lagi lebih pulas dari pada sebelumnya
daripada hari hari yang lalu
semangatnya masih seperti distorsi mudanya
dia melihat sang ibunya menggenggam tangannya
dan sang ayahnya tersenyum abadi seperti sebelumnya
dia menurut seperti biasanya,
berjalan keatas awan mereka bersama....
akhir dari perjalanan sang tua yang menghabisi nafasnya
diatas sebatang rokok yang membakar nadinya...
dan segala mimpinya takkan pudar
dalam hempas waktu
dalam hempas hari....
..
...
.....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar