dalam 12 detik aku menanti...
sang gagak berbunyi
gelas berdentingan
kaca pecah lagi
dan malaikat yang bercumbu
dalam 12 detik aku menanti...
hujan berhenti
tangis terisak
dada terbelah
vodka yang pecah
dan cinta yang patah
lagi lagi dalam 12 detik aku menanti
datangnya pagi
hinanya hari
perginya rembulan
senyapnya kota
dan matinya malaikat
dalam 12 detik aku menanti
sesuatu yang tak pasti
tapi selalu ku nanti
sebuah harapan yang hilang
sekeping arti dari hidup yang terbuang
dalam satu ketikan
dalam satu petikkan
aku mencoba menari
aku mencoba tak menangis
tapi hari telah membunuh hati
mati telah menjemput diri
ingin teriakkan apa yang bisa ku teriakkan
tapi hujan telah redakan semua
segala semangat dan harapan mati dalam buaian...
when 12...maybe i die...maybe i won...
maybe i fucked..
maybe you fucked..
maybe..
in 12 ...only 12...
...
Minggu, 08 Februari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar