pembodohan masyarakat secara umum
terjadi dalam konteks keseragaman
dalam satu hal yang membosankan
cukup membuat mata hati lelah
membuat celoteh camar makin tak riang bernyanyi
sebuah efek modernitas sosial yang kadang membunuh
kebebasan berekspresi, kebebasan berdemokrasi
secara tingkat pembangkangan dicap sebagai mafia
segala tingkat pemberontakkan di label pembunuh\
semuanya terlena pada satu mata rantai
demokrasi yang palsu
demokrasi yang dusta
tak adakah yang perduli pada kebenaran seati
segala tinkap sejarah dimanipulasi
di kikis dengan pisau berlandaskan kekuasaan dan tahta
para peminum dianggap setan, sedang mereka yang berdasi dianggap tuhan
takkah ada yang sadar bahwa dunia telah mengalami kehancuran
sebagai efek manis dari kata modernitas dan seragam unity....
persatuan dielekkan sebagai kata tameng untuk sekecup kekuasaan
agama dijadikan penghalang sebagai pencap mana yang baik dan mana yang buruk
realitas sosial yang membohongi masyarakat
zaman yang terus berubah dijadikan alasan rasional bagi tindakan membunuh
penghakiman manusia dilandaskan pancasila dan uud yang sesat
segala bentuk aturan menyesatkan telah membutakan mata indonesia
segala tingkap sejarah dimanipulasi
sebagai landasan agar nasionalisme di gemborkan
padahal nasionalisme hanya sebagai alat membunuh bagi para tetua kuasa'
dan kami berdoa
menanti satu kecupan
dari sang raja agar mau membenahi
segala aspek moral yang didebatkan
segala aspek negara yang dipertaruhkan
demi kelangsungan negara yang kucintai ini...
indonesia.
Sabtu, 21 Februari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar