saat waktu itu datang,tak terbelenggu
sedikit suara hati bernyanyi merdu
biarkan satu bait ini menggambarkannya
biar satu syair ini menghaluskanmu
diantara para peri kau yang terindah
diantara para bidadari kau yang tersuci,walau
kutahu kau tak bersayap...
andai asap ini tak lagi menemani
andai segala bengakku tak lagi menyelimuti
kau akan ku dapatkan
saat kau tertawa kau sangat indah
malaikat tak pernah tahu,mereka tak mau tahu
mereka iri melihat mu...
walau kau takkan bisa bersayap
segala kata takkan bisa mendeskripsikanmu
segala alam indah tak bisa menggambarkan mu
entah harus dengan apa ku berdusta,ku tak berkata yang sesungguhnya padamu
ku takkan bisa,memang kutakkan mau
ku takkan ingin memilikimu
kau adalah dewa,aku hina
kau adalah malaikat walau
tak pernah bersayap...
kau adalah malaikat walau,
kau tak pernah bisa bersayap
kau selalu kukagumi
ku selalu kirimi kau bunga mimpi saat malam
ku selalu merindukan renyahnya tawamu saat ku terlelap
kau adalah malaikat untukku,walau...
kau tak bersayap...
walau kau tak putih dan suci
walau kau tak pernah hidup benar benar...
walau kau acuhkan aku...
walau aku tak kau anggap,
kau adalah malaikat...
meski tak bersayap...
Senin, 05 Januari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar