Selasa, 09 Desember 2008

galau

neraca amarah yang tak tertahan
kematian,langit senja menghitam
konsep diri yang tertinggal
beku dalam lukisan kehidupan
atas nama cinta dan harapan yang hilang
semua bagai galau duri luka yang hina

neraca cinta yang membodohi
kehidupan,senja tak pudar
dengan harapan dan cita cita yang gila
mencoba bangkit dan percaya
malaikat tak datang bantu
hanya tersenyum dibalik kegalauan semu
hanya tertawa dibalik kebodohan hampa

mereka adalah satu dua hal yang menghilangkan harapan
mereka menandai satu dua hal yang membunuh asa
mereka adalah dinding
mereka adalah tembok besar

biarkan cicit kicau gagak tertawa
biarkan suara parau tangisan pecah begitu saja
teriakkan abadi cinta dan abadi rasa
bunuh segala keharusan yang mendera
jemput harapan,diatas matahari dan
nikmati ketakutan akan kematiannya

galau...
patahan sayapan sang merpati terbelenggu
tak seindah pelangi,tak semurung keabadian

...
....
....

aku dalam galau

Tidak ada komentar: