ku berdiri diatas jenjang angin yang tak tentu
berteman temaram kelam,
berkawan malam yang tiada henti berasap
bercinta dengan pelacur yang pergi meninggalkan sepi.
kadang terasa sangat menyakitkan
hidup ini bagaiakan bualan
menenggak desak alkohol yang hitam dan menyakitkan
mencoba berdiri dalam tenang
dan terus saja berharap
tanpa ada malaikat dalam jiwa,
tanpa ada bidadari dalam hati
hanya berteman sepi dlam sunyi
takkah mereka mengerti
ku hidup hanya bagai anjing malang
yang terdampar dijalanan
yang terbuang oleh gemerlapnya kota
melolong saja tiada henti
tapi dunia tak menanggapi
tenggak lagi wine
hanya dia yang mengerti kenapa hidup jadi seperti ini
hanya segelas wine merah yang menyala
hanya segelas amarah yang membara
takkah ada yang mengerti?
hidup ini hanya sebuah bualan
sama seperti dalam kertas basi
jadi suck
jadi fuck
dan sakitnya hati, jiwa, ini
takkan ada yang mengerti
karena aku hanya sendiri
dalam hujan yang deras
berteman petir yang fana
tak percaya lagi pada cinta
karena itu hanya candu
yang membutakan hati
mata
jiwa
jadi fuck
jadi suck
dan kadang aku terbunuh oleh sendiri ini senyap ini
tenggak lagi vodka tersayang ku
masuk kedalam keyboard
dan menghayal dapatkan peri lagi
dan terdampar
dalam jurang sunyi yang hina
Senin, 15 Juni 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar