jogja kala itu,
megah dengan penuh keramahan khas jawa
dan wanita indah yag sekarang entah kenapa jadi ku puja
dan suara denting suling berbunyi
mengiringi lagu hati yang kelam bernyanyi
tak lelo lelo ledung
cah menengo anakku sing ayu
dawainya tak beraturan
tapi kharisma tanpa daya telah memuncak dalam sepi
dan aku ingin bernyanyi lagi mengintip masa itu
dan aku terbuai oleh suara indahnya
dan aku terharu oleh suara merdunya
sang wanita jogja yang berdendang kroncong
waktu itu
Jumat, 19 Juni 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar