Rabu, 27 Mei 2009

curhat sang pujangga

jika langit ungu bermain daam dawai piano
ku getarkan nada lagi
bicara tentang kacaunya hidupku
palsunya dan munafiknya
aturannya dan kesalahannya

jika ku buka lagi jendela pagiku
dapati satu pinta harapku menggantung disana
biarkan itu menari indah disana
dan biar ku bisa pandangi itu semua

tapi adakalanya badai hidup mengganggu
matahari menjadi hitam bagai menangis
kupu kupu liar mati berserakan
botol vodka ku pecah berdentingan
dan ku biarkan itu saja
karena aku adalah penikmat hidup
yang mati pun ku nikmati

segala kekalahan, cinta, dan rindu yang kurasa

bila waktu bisa saja kuulang dan ku dapati rasa ku tertinggal
ku biarkan saja

ya biarkan saja...

Tidak ada komentar: